Sabtu, 14 Juni 2014

SENI CETAK TINGGI UNTUK ANAK SD



SENI CETAK TINGGI UNTUK ANAK 

 Oleh:
Ni Kadek Candra Waisnawati
(1111031199)
PGSD
 
Sejarah Seni Mencetak
Pada mulanya seni grafis mulai berkembang di negara Cina. pada negara tersebut seni grafis digunakan untuk menggandakan tulisan-tulisan keagamaan. Naskah-naskah tersebut ditatah atau diukir di atas bidang kayu dan di cetak di atas kertas. Cina menemukan kertas dan memproduksinya secara massal di tahun 105. pada masa itu Cina di bawah pemerintahan Dinasti Yi. Seni grafis di Indonesia awalnya merupakan media alternatif bagi seniman yang telah mengerjakan bidang lainnya seperti melukis atau mematung. Secara kronologis seni grafis muncul sekitar tahun 1950-an tokohnya Suromo dan Abdul Salam di Yogyakarta. Membuat karya dengan teknik cukil kayu (woodcut) dan kebanyakan dari karyanya merupakan poster perjuangan. Kemudian tokoh yang lain adalah Baharudin Marasutan (Jakarta) dan Mochtar Apin (Bandung).

Pengertian Mencetak
            Seni rupa ada beragam jenis, salah satunya yaitu seni grafis. Seni grafis identik dengan kegiatan cetak-mencetak, oleh karena itu istilah seni grafis dikenal juga dengan seni mencetak atau mencetak. Mencetak merupakan suatu cara memperbanyak gambar dengan alat cetak / acuan / klise. Alat cetak dapat diperoleh secara sederhana atau direncana. Dalam perkembangan seni rupa, mencetak bisa dikatakan seni grafis yakni merupakan karya dwimatra yang dibuat untuk mencurahkan ide/gagasan dan emosi seseorang dengan menggunakan teknik cetak, sehingga memungkinkan pelipatgandaan karyanya. Hasil cetakan menunjukkan kreatifitas maupun keterampilan penciptanya.
                 Bahan untuk mencetak dapat menggunakan bahan-bahan pewarna yang mudak didapat, seperti cat air, sumbo kue, tinta bak serta lainya. Secara ideal bahan yang baik digunakan adalah tinta cetak. Bahan ini terutama digunakan untuk anak SD di kelas tinggi. Bahan acuan cetakan dapat menggunakan berbagai bahan seperti kentang, wortel, ketela rambat, bengkoang, karet bekas sandal, karton tebal, triplek dan sebagainya.
               Untuk membantu dalam proses mencetak diperlukan alat rol yang terbuat dari karet. Penggunaan rol ini terutama untuk bidang cetakan yang lebar. Sedangkan untuk bahan kentang, wortel dan sejenisnya dapat langsung dicetak. Jika menggunakan tinta cetak diperlukan kaca untuk mengaduk cat.
Macam-Macam Mencetak
Berbagai macam proses mencetak, antara lain:
1.    Cetak tinggi
2.    Cetak dalam
3.    Cetak datar
4.    Cetak saring
5.    Mencetak lipat
6.    Mencetak bayangan
Pada kali ini, pada mata kuliah seni rupa diberikan materi tentang seni cetak tinggi untuk anak SD. Proses cetak tinggi menggunakan klise/acuan/alat cetak yang akan menghasilkan gambar dari bagian yang menonjol. Apabila alat cetak dioles dengan tinta, bagian yang menonjol itu akan menerima tinta. Jika klise/ alat cetak itu ditempelkan pada kertas kemudian diangkat, maka tampaklah gambar pada kertas. Contoh cetak tinggi yang sederhana ialah: stempel, jari, uang logam, potongan pelepah pisang, tutup botol, kulit kacang, buah-buahan, rol tissue dan benang ditempel, cukilan ubi/wortel dan sebagainya. Pembuatan klise untuk cetak tinggi dapat dilakukan dengan menggunakan guntingan gambar, dan selanjutnya dapat untuk mencetak, contohnya media berupa: guntingan gambar, papan/karet(linolium)/ubi, akrilik/cat poster/pewarna kue, pensil, kuas, pisau atau alat pencukil dan kertas gambar.

Manfaat Seni Cetak Tinggi Untuk Anak
            Ada manfaatnya juga, menurut saya Kesenian ini akan melatih keterampilan dan konsentrasi karena butuh ketelitian membuatnya. Bermain bagi anak merupakan kegembiraan dan kesibukan yang penting. Dalam bertanya seni rupa dapat menimbulkan kegembiraan. Kegembiraan anak nampak dan terlihat disebabkan oleh keaktifan atau kesempatan bergerak, bereksperimen, berlomba dan berkomunikasi. Dapat pula dilihat betapa senangnya anak-anak berkarya melalui seni rupa, mereka akan bergerak-gerak dengan sadar atau tidak, mencoba-coba sesuatu yang diinginkan. Dalam kelompok mereka selalu berlomba untuk menyelesaikan karyanya sesuai dengan gagasannya. Apabila anak berhasil berkarya, dengan spontan ia akan berteriak dan bergerak, menandakan kegembiraannya. Anak berkarya sesuai dengan daya fantasinya dan apa yang dicapainya perlu mendapat pemahaman/pengertian orang lain. Bermain sangat berguna bagi perkembangan anak untuk persiapan dalam kehidupan masa dewasa. Permainan dimaksudkan antara lain : Permainan “membentuk”; melatih anak untuk berkarya. Permainan “fungsi”; melatih berbagai macam aktivitas fisik. Permainan “peranan”; berguna untuk menyiapkan anak mampu melakukan peranan dalam kehidupan di kemudian hari. Permainan “menerima”; berguna untuk memupuk kemampuan menerima kebudayaan.
Adapun teknik-teknik dalam mencetak ada bermacam-macam antara lain:
a.       Cetak timbul
b.      Cetak cekung
c.       Cetak tembus
d.      Cetak datar

Cara Pembuatan Seni Cetak Tinggi
Persiapkan alat dan bahan, yaitu:
  • Pisau/Cutter, digunakan untuk mengukir
  • Penggaris, digunakan untuk mengukur
  • Pilih salah satu atau dua bahan yaitu; umbi-umbian, pelepah pisang, jari, uang logam, potongan pelepah pisang, tutup botol, kulit kacang, buah-buahan, rol tissue dan benang ditempel, cukilan ubi/wortel dan sebagainya. digunakan sebagai bahan utama untuk mencetak
  • Buku gambar, digunakan untuk tempat penempelan
  • Bak stempel, untuk pencelupan
  • Cat air/kesumba/pewarna lainnya, untuk pewarna gambar
Langkah-langkah Pembuatan
·         Langkah pertama, ambil satu buah bahan yaitu umbi-umbian, pelepah pisang, atau yang lainnya.
·         Langkah kedua ukirlah bahan tersebut dengan pisau cutter yang telah disiapkan. Pengukirannya bisa seperti apa saja sesuai gambar yang akan dibuat.
·         Pada saat memotong atau mengukir, usahakan memotong dengan rata agar pada saat ditempel hasil sempurna
·         Setelah diukir, siapkan bak stempel. Lalu tuangkan cat air pada bak stempel.
·         Siapkan buku gambar untuk bahan penempelannya
·         Terakhir celupkan umbi atau pelepah pisang yang telah diukir kedalam bak stempel, selanjutnya capkan ukiran ubi tadi yang telah diberi cat air ke buku gambar
·         Lalukan berulang kali dengan ukiran yang berbeda dan juga warna yang berbeda sehingga cetakan membentuk suatu gambar

Berikut merupakan hasil cetak tinggi saya pada mata kuliah seni rupa









Semoga Bermanfaat!!!

1 komentar: